Banyak cara Tuhan Menghadirkan Cinta

 

TERNYATA...?
ADA BANYAK CARA TUHAN UNTUK MEMBERIKAN CINTA


Terkadang kita salah membaca atas apa yang diberikan Tuhan kepada kita
dalam keadaan yang tidak meng-enak-kan diri maupun hati kita di dalam
menjalani kehidupan kita sehari-hari. "Seharusnya kita bertanya kepada
diri sendiri...."  kalau kita sadar dan menyadari bahwasannya diri kita
adalah ciptaan-Nya. Sehingga Allah dapat berbuat sekehendak-Nya kepada
diri kita bila DIA menginginkan sesuatu dari kita untuk diberikan-Nya
Karunia, Rahmat maupun Hidayah-Nya. Mungkin itulah salah satu cara Tuhan
memberikan cinta-Nya agar kita lebih mendekatkan diri kepada-Nya kepada
siapa saja yang DIA kehendaki.

Allah SWT telah berfirman:
Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.
(Q.s Al Buuruj (85) ayat 16)

Karena Allah ingin memberikan yang terbaik kepada diri kita, dengan cara
Allah pula yang tidak kita ketahui maksud Allah itu, sehingga akal kita
selalu menolak dan bahkan membenci sesuatu yang tidak meng-enak-kan itu.
tetapi kalau kita tahu bahwasannya kita ini adalah ciptaan-Nya pasti
kita akan kembalikan semuanya hanya kepada Allah semata.
Sebagaimana firman Allah:

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu
yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat
baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,  padahal
ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui

(Q.s Al Baqarah (2) ayat 216)

Pastilah hati kita dapat meredam amarah dan kita dapat bujuk hati kita
yang tidak enak itu hanya dengan dzikrullah. Allah SWT berfirman:
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram
dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah
hati menjadi tenteram
. (Q.s Ar Rad (13) ayat 28)

Dan firman Allah SWT lagi yang artinya:
27. Hai jiwa yang tenang.
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya.
29. Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku,
30. dan masuklah ke dalam surga-Ku. 

(Q.s Al Fajr (27-30)

Namun jarang sekali kita memahami akan maksud Allah itu atas
apa yang diberikan kepada diri kita. Semuanya penuh dengan rahasia
Allah, karena Allah adalah GUDANG RAHASIA ILMU. Jika hati kita dapat
mengenal Allah, pastilah segala sesuatu dapat kita kembalikan
kepada-Nya, dan Allah SWT telah berfirman:

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu
yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat
baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,  padahal
ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui

(Q.s Al Baqarah (2) ayat 216)

Jadi jelas sudah, untuk kita semua... mari kita pikiran dan kita
resapi akan firman Allah tersebut diatas, agar diri kita benar-benar
dapat menerima atas segala keputusan Tuhan, baik segala sesuatu yang
mengenakkan atau yang menyenangkan diri kita atau sebaliknya segala
sesuatu hal yang tidak mengenakkan diri dan hati kita dengan berbagai
cobaan, ujian, rintangan, goncangan, penderitaan, kesusahan,
kesulitan, kepahitan, kesakitan, kepenatan, kegundah gulanaan,
bahkan kesengsaraan yang mendera diri kita. Karena semua itu adalah
cobaan atau ujian dari Allah SWT agar diri kita dapat lebih kuat
untuk dapat lebih mendekatkan diri kepada-Nya dan mengenal-Nya serta
menyaksikan-Nya dengan kesempurnaan dari ilmu-Nya.
Sekali lagi... seperti itulah cara Allah SWT memberikan atau
menanamkan rasa cinta di dalam hati setiap manusia yang dipilih-Nya
melalui cara-Nya pula, jika diri kita dapat memahami dan meresapi
secara mendalam atas segala kejadian baik senang maupun yang tidak
mengenakkan diri dan hati kita.

Maka dari itu semua WAJIB kita kembalikan dengan bersyukur
mengingat-Nya dari hati yang paling dalam. Solusi atau jalan keluar
dari segala ujian dan cobaan itu adalah dengan menuntut ilmu TASAWUF
melalui cara beramal ibadahnya dengan jalan berthariqat dengan
mengamalkan dzikrullah di yang di bimbing dan diasuh serta diarahkan
oleh seorang Mursyid yang Kamil Mukamil (Mursyid Yang Rasyid) yaitu
Mursyid yang hatinya telah berkekalan (Baqabillah) dengan Allah dan
menjalankan syariat Junjungan Nabi besar Muhammad SAW secara penuh
kedisiplinan dan rasa cinta yang mendalam dari hati yang terdalam pula.
Maka seluruh amal ibadah yang kita kerjakan menjadi nikmat atau
nikmatullah.

Bila saudara ingin lebih memperdalam dan dapat lebih terarah
mempelajari ilmu tasawuf. Silahkan belajar dan mempelajari ilmu
TASAWUF yang fardhu ain itu yang beramal ibadahnya melalui jalan
berthariqat dimana saja yang mu'tabarah dan yang anda sukai.

Begitulah cara Tuhan, kalau Tuhan ingin  mencintai seseorang,
siapa saja yang dikehendaki-Nya yang penuh dengan rahasia itu,
sehingga lirik lagu fatin shidqia yang berjudul "AKU MEMILIH SETIA"
pun dapat kita terjemahkan dan kita maknai dengan terperinci dan
mendetail. Mari sama-sama kita dengarkan lagunya dengan klik di sini

Ada banyak cara Tuhan menghadirkan cinta
Mungkin engkau adalah salah-satunya
Namun engkau datang di saat yang tidak tepat
Cintaku telah dimiliki…


Pada umumnya setiap manusia hidup di dunia ini tentulah dengan
berbagai tujuan di dalam hidupnya, dengan berbagai harapan, impian,
cita-cita, dan kehendak atau keinginan, akan tetapi sangat banyak
ditemukan manusia yang kecewa disaat keinginannya tidak sampai atau
tidak dapat digapainya, inilah salah satu cara Tuhan untuk memberi
teguran dan cintanya kepada manusia tersebut berupa cobaan, ujian,
malapetaka, kesengsaraan, kepahitan, kegetiran, kesakitan dan
penderaitaan hidup, tapi justeru teguran atau tanda cinta dari Tuhan
itu menjadikan dirinya tidak suka, karena dirinya terlanjur telah
mencintai dunia sebagai harapan atau sandaran hidupnya itu, inilah
yang dikatakan tidak tepat saatnya cinta Tuhan datang kepada dirinya
disaat dirinya telah terlanjur mencintai Dunia ini.

Inilah akhirnya harus ku akhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya


Akan tetapi akhirnya manusia itu lambat laun sadar dan wajib sadar
bahwa segala keputusan dan ketentuan adalah milik Tuhan dan manusia
wajib dapat menerima keputusan dan kehendak Tuhan itu, sehingga
wajiblah manusia itu kembali kepada Allah dengan segala kelemahan
dan ketidakberdayaan diri manusia tersebut yang seyogyanya manusia
itu wajib tunduk dan mengabdi hanya kepada Allah saja serta ridho
akan segala keputusan dan ketentuan-Nya, dengan cara Tuhan tersebut
manusia itu akan dapat kembali mengenal dan mendapatkan cinta sejati
atau cinta abadinya yaitu hanya mencintai Allah saja didalam hidup ini.

Maafkanlah diriku tak bisa bersamamu
Walau besar dan tulusnya rasa cintamu
Tak mungkin untuk membagi cinta tulusmu
Dan aku memilih setia…


Orang-orang yang sadar bahwa cinta sejatinya adalah Allah SWT,
akan berjuang atau berjihad untuk mengakhiri cintanya kepada yang
lain selain hanya untuk mencintai Allah semata dihatinya,
sebelum cintanya kepada dunia semakin kuat dan dalam yang menyebabkan
hidupnya selalu menderita selama ini, dan harus segera mengambil
keputusan untuk memilih cinta sejatinya itu, karena pada hakikatnya
cinta pertama manusia adalah Allah yang menjadikan dirinya, alkisah
ini tertuang di dalam kitab suci Al-qur’an dalam surat
Al-A'raaf (7) Ayat 172. Sehingga bila manusia itu dapat kembali
hatinya atau Ruh Allah yang ada didalam dirinya dapat kembali
mencintai Allah maka inilah yang dikatakan CINTA YANG SETIA.

Seribu kali logika ku untuk menolak
Tapi ku tak bisa bohongi hati kecilku
Bila saja diriku ini masih sendiri
Pasti ku memilih dan memilih mu


Walau terkadang ada kecenderungan akal dan nafsu untuk mencintai
dunia yang nyata dan serba logika itu namun hatinya tidak dapat
dibohongi bahwa Hati atau Ruh itu butuh kepada Allah yang sebagai
CINTA SUCINYA, KARENA CINTA ALLAH BUKANLAH CINTA BIASA TETAPI
SEBUAH CINTA YANG TERAMAT LUAR BIASA. Bila saja hati itu tidak
tercemari akan cinta dunia pasti hati itu dapat setia hanya
merindukan dan hanya mencintai Allah ta’ala. Karena hanya Allah
Dzat Yang Maha Agung dan Maha Mulia itulah Cinta Sejati kita.

Seperti sebuah lirik lagu berjudul "BUKAN CINTA BIASA" yang
dibawakan oleh "Afghan Syahreza", yang menguraikan secara hikmah
akan sebuah CINTA SEJATI DARI ALLAH.

Bahwa segala apapun pemberian Allah kepada diri kita, baik itu segala
sesuatu yang tidak meng-enak-kan diri dan hati kita seperti:
cobaan, ujian, malapetaka, kesengsaraan, kepahitan, kegetiran, kesakitan
dan penderaitaan hidup, dan kita pun dapat menerima segala hal yang
tidak meng-enak-kan itu karena kita telah mengerti dan memahami bahwa
sesungguhnya hati/jiwa ini telah menemukan CINTA SEJATINYA yaitu cinta
kepada Allah Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Sebab pada dasarnya hati kita sesungguhnya hanya ingin selalu bersama/
beserta Allah yang merupakan CINTA SEJATI kita, CINTA YANG LUAR BIASA
YANG TIDAK PERNAH MENGINGKARI JANJI DAN SELALU SETIA MENEMANI KITA
BAIK DIKALA SUKA MAUPUN DUKA, DARI HIDUP HINGGA MATI KITA.

Allah SWT telah mengingatkan di dalam firman-Nya:
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam
dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka
(seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab:
"Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang
demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:
"Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang
lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)",

(Q.s Al A'raaf 172)

Kali ini kusadari
Aku telah jatuh cinta
Dari hatiku terdalam
Sungguh aku cinta padamu

Cintaku bukanlah cinta biasa
Jika kamu yang memiliki
Dan kamu yang temaniku
Seumur hidupku

Terimalah pengakuanku
Percayalah kepadaku
Semua ini kulakukan
Karena kamu memang untukku

Cintaku bukanlah cinta biasa
Jika kamu yang memiliki
Dan kamu yang temaniku
Seumur hidupku Seumur hidupku

Cintaku bukanlah cinta biasa
Jika kamu yang memiliki
Dan kamu yang temaniku
Seumur hidupku

Cintaku bukanlah cinta biasa
Jika kamu yang menemani
Dan kamu yang temaniku
Seumur hidupku



 

Bagikan :

Komentar

Tambah Komentar (0)

Batal

Balas Komentar

Komentar Berhasil diterbitkan
Komentar tidak dapat diterbitkan Silakan coba lagi..!
Alamat email yang anda masukkan salah..!
Alamat web yang anda masukkan salah..!
Kode Captcha yang anda masukkan salah...!
Bidang tidak boleh ada yang kosong....!

Artikel Terbaru